Informasi

Bagi rekan-rekan yang berminat menggunakan sound system, atau peralatan band sederhana kami. anda dapat menghubungi kami di 02187754047 atau di 0218732662,

Rabu, 06 Mei 2015

Pepeng "Jari-Jari" meninggal

Pewarta:

Minggu, 16 Desember 2012

Hatta dan Pasukan TNI Joget Gangnam Style di HI

NILAH.COM, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, menghadiri rangkaian acara ulang tahun lembaga konservasi lingkungan independen, World Wide Fund (WWF), di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (16/12/2012) pagi.

Dalam acara tersebut, Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan, membagikan 1.500 bibit pohon, kepada warga yang sedang menikmati car free day. Tidak hanya itu saja, usai membagikan bibit pohon, Menko Perekonomian dan Menteri Kehutanan, menghibur warga yang ada di Bundaran Hotel Indonesia, dengan di berjoget ala 'Gangnam Style', bersama Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono dan 345 prajurit Brigade Infantri Lintas Udara 17 Kostrad.

Kegiatan bersepeda dan berolahraga pagi ini mengambil tajuk ‘Gaya Hidup Hijau’, sejalan dengan upaya pemerintah dan WWF-Indonesia dalam mengurangi dampak emisi yang akan sangat berpengaruh bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan.

"Kostrad mendukung penuh upaya WWF-Indonesia dalam melakukan konservasi alam yang sejalan dengan motto kami ‘Green Berret Go Green’, yaitu komitmen Kostrad untuk melestarikan alam ibu pertiwi. Melalui kegiatan yang sangat kreatif ini, kami ingin mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk mulai sekarang mengadopsi ‘Gaya Hidup Hijau’ demi masa depan yang lebih baik," kata Agus Harimurti Yudhoyono.

Agus bersama 345 prajurit Brigif Linud 17 Kostrad langsung membagi-bagikan bibit pohon kepada warga. Dia bersama Menko Kesra dan Menhut juga menyempatkan berbincang-bincang secara serius dengan beberapa anak kecil dan meminta mereka untuk menanam pohon dan menjaga lingkungan.

Jenis pohon yang dipilih mencakup Anyang-Anyang, Lampeni, Pucuk Merah, Sirsak, Duku, Menteng, Matoa, Mundu, Salam dan Kenari, yang sengaja dipilih untuk menghijaukan lingkungan, memperbanyak pohon langka dan membina habitat ekosistem kota, dan juga menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi. Putera sulung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu juga disibukkan melayani ajakan foto bersama warga yang mendapat kejutan joget Gangnam yang lagi mendunia itu.

Koordinator KPBB Zafach Andrianto mengatakan, sebagai komunitas yang sudah menggalakkan Car Free Day sejak lama, turunnya berbagai institusi dalam rangka Perayaan 50 Tahun WWF Indonesia hari ini menunjukkan bahwa 'Gaya Hidup Hijau' sudah dianggap sebagai gaya hidup yang seharusnya dianut oleh masyarakat seluas-luasnya.

"Kami sangat berharap kolaborasi ini tidak akan hanya berhenti hari ini, tapi akan terus dilakukan selama kampanye gerakan ‘Gaya Hidup Hijau’ berjalan," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Zulkifi Hasan di sela-sela acara menyatakan Pemerintah mengampanyekan program hutan kota karena fungsinya yang sangat luar biasa. Di kota dengan tingkat transportasi yang besar, tingkat polusi juga sangat tinggi, sehingga perlu menyerap polusi dan karbon.

"Apalagi kurangnya tempat rekreasi dan area untuk menghilangkan kepenatan. Hutan kota menjadi sangat penting," ucapnya

Selain itu, ia juga mengingatkan Gubernur DKI Jakarta menginginkan adanya 20% lahan terbuka dapat direalisasikan. Apalagi menurut UU seharusnya ada 30% ruang terbuka. Sementara Menko Perekonomian Hatta Rajasa berharap agar masyarakat Indonesia sadar lingkungan, dan menjadikan konsep 'Go Green' sebagai sebuah gaya hidup. "Kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan sudah meningkat, dengan itu udara bersih akan lebih meningkat," ujarnya.[bay]

Selasa, 27 November 2012

Secretary Gathering Pertamina

PT Pertamina hari Sabtu tanggal 24 November 2012 telah menyelenggarakan Acara Secretary Gathering, disamping acara utama, ada juga salah satu sesi acara yang menarik, dimana artis yang ditampilkan adalah artis lokal ( asal Pertamina sendiri), sesi acara ini berlangsung meriah, rupanya para sekretaris untuk melepas kegiatan rutin dikantor juga dapat berperan menjadi artis panggung, berikut dokumentasinya;




Selasa, 17 Juli 2012

Konser Twilite Orkestra Sukses di Jerman

Liputan6.com, Berlin: Konser Twilite Orkestra di Berlin, Jerman memukau para penikmat musik. Komposisi Rangkaian Melati dibawakan dengan penuh kemegahan oleh vokalis Aning Katamsi. Sekitar 1.200 penonton yang memadati tempat konser di Konzerthaus di Berlin terpesona seakan terbuai oleh alunan suara dan nikmatnya musik konser Twilite Orkestra.
Penonton sepertinya masih dibuat terpesona oleh alunan suara penyanyi Jerman, Bettina Jensen. Uniknya, penyanyi Jerman ini membawakan komposisi klasik Tanah Airku karya Ibu Soed. Pertemuan yang cair antara budaya Indonesia dan Jerman sangat terasa. Para penonton tak mau beranjak, meski konser telah usai.
Kesuksesan penampilan Twilite Orkestra yang dikomandani Addie MS di Jerman yang merupakan tempat lahirnya banyak karya musik klasik berkelas dunia itu membuktikan bahwa orkes simfoni Indonesia juga bisa berdiri sejajar dengan musik dunia internasional.
Menurut Wakil Menteri Pariwisata Kreatif Sapta Nirwandar, Twilite Orkestra telah menggoreskan sejarah sebagai orkes simfoni Indonesia pertama yang tampil di daratan Eropa. Addie MS dan kawan-kawan juga telah membuktikan bahwa orkes simfoni bukan saja sebuah bentuk kesenian tetapi juga menjadi alat diplomasi budaya. (Vin)

Jumat, 22 Juni 2012

Cinta Laura Merasa Nyaman di New York Ketimbang di Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cinta Laura, aktris blasteran Jerman-Indonesia itu, bukan siapa-siapa di New York, Amerika Serikat.
Ia bukan seorang pesohor atau aktris Hollywood yang kehidupan pribadinya menjadi buruan paparazzi. Ia hanyalah anak rantau yang mengikuti kuliah di Columbia University.
Karena itu, di sana ia merasa tenang. Tidak seorang pun yang memperhatikannya dan memberikan penilaian macam-macam terhadap tingkah lakunya. Ia merasa bebas melakukan apa saja sesuka hatinya.
"Setahun di New York aku lebih happy, relax. Di sana enggak ada yang nge-judge, karena di sana aku bukan artis, jadi mau melakukan apa saja terserah. Jadi aku lebih, i just feel better, karena enggak diperhatikan orang," ucapnya, Selasa, (19/6/2012), saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan.
Berbeda ketika Cinta berada di Jakarta. Banyak orang memperhatikannya. Maklum, ia adalah aktris terkenal di Indonesia. Ia pernah membintangi sinetron dan film. Ia juga terjun ke dunia tarik suara dan merilis album.
"Pas aku sampai Jakarta langsung stres karena banyak yang minta foto. Tapi itu konsekuensinya. Kalau enggak ada yang meminta foto atau enggak ada yang mengganggu, berarti enggak dikenal dong," terangnya sembari tertawa.
New York membuatnya jadi wanita dewasa. Ia bisa menyikapi hal tersebut dengan lebih tenang dan tanpa emosional. "Ada positif dan negatifnya. Sekarang aku orangnya lebih calm, aku lebih mengerti keadaan seperti itu," tandasnya.

Kamis, 26 April 2012

Tahun Depan, Bali Tuan Rumah Ajang Miss World

VIVAnews - Mimpi Bali menjadi tempat pegelaran ajang kecantikan Miss World segera terwujud. Buktinya, pihak penyelenggara, Miss World Organization, sudah mulai menjajaki kemungkinan Pulau Dewata itu menggelar ajang tingkat internasional tersebut.

Hari ini diketahui, Chairwoman of Miss World Organization, Julia Morley yang didampingi Miss World 2011, Ivian Sarcos Lunasol Sarcos Colmenares telah menemui Gubernur Bali, I Made Mangun Pastika. Tampak hadir, Miss Indonesia Astrid Ellena dan pengusaha Hary Tanoesudibjo.

"Khusus untuk menyambut even internasional tersebut, Bali terus berbenah mulai dari kesiapan sarana prasarana hingga keamanan," kata Pastika di Denpasar, Bali, Rabu, 25 April 2012.

Pastika mengungkapkan, ajang pemilihan Miss World rencananya akan dilangsungkan selama sebulan pada September 2013. Sebanyak 131 duta dari berbagai negara di belahan dunia akan berkompetisi dalam ajang ratu kecantikan sejagat itu.

Pemilihan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan Miss World 2013 dikarenakan pulau ini telah terkenal hingga ke mancanegara. Selain itu, Bali juga dianggap sukses menjadi tuan rumah dari serentetan even internasional.

Dukungan penetapan Bali juga berasal dari respon postitif berbagai negara yang mengirimkan dutanya dalam ajang lomba kecantikan setingkat Miss Universe tersebut.

Menurut Pastika, kegiatan internasional di Bali pada tahun 2013 kemungkinan akan sangat padat. Selain ajang Miss World, Bali juga akan menggelar pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada), World Culture Forum, KTT APEC dan Bali Democracy Forum. (eh)

Rabu, 14 Maret 2012

Jadi Hakim, Eks Finalis Miss Indonesia Trauma Rumahnya Disatroni Maling


Andi Saputra - detikNews

Jakarta Mantan finalis Miss Indonesia 2006, Deva Indah memilih meninggalkan kehidupan gemerlap Jakarta untuk mengabdi kepada negara sebagai hakim. Dunia yang jomplang tersebut memberikan kesan yang sangat mendalam bagi alumni FH Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung angkatan 2001 ini.

"Pada 9 Desember 2010 saya kecurian BB, dompet seisinya. Nominalnya tidak seberapa tapi yang membuat saya trauma 2 orang maling masuk ke kamar ketika saya sedang tidur. Untungnya saya tidak bangun, lain cerita kalau saya bangun. Sampai sekarang saya masih trauma karena malingnya belum ketemu," kata Deva dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (13/3/2012).

Sepenggal cerita di atas menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi hakim Pengadilan Negeri (PN) Muara Bulian, Jambi ini. Masih banyak cerita sehari-hari yang tidak pernah didapat sebelumnya.

Seperti pagar rumah dinas yang jebol sehingga babi hutan masuk ke pekarangan rumah. Belum lagi hewan-hewan kecil lain seperti kalajengking atau lipan yang sewaktu-waktu memasuki rumah dinasnya .

"Tembok pagar roboh sehingga rumah langsung menghadap ke rawa-rawa dan hutan. Babi hutan bisa masuk setiap saat ke pekarangan," tutur Master Hukum dalam bidang hukum bisnis yang dia gondol dari Unpad ini.

Semakin miris, kesejahteraan Deva dan ribuan hakim lain di Indonesia selalu dipadang sinis oleh masyarakat. Padahal sudah 11 tahun uang tunjangan hakim tidak naik serta sudah 4 tahun gaji hakim tidak naik.

"Ini resiko pekerjaan," papar anak pertama dari 5 bersaudara ini.

Padahal jika dia mau, jalan hidup mapan tinggal dia petik usai selesai menggondol gelar sarjana hukum. Beranjak dari keluarga mampu di bidang kedokteran dan hukum, jalur pengacara atau notaris lebih menjamin baginya daripada menjadi hakim.

"Mungkin inilah jalan hidup saya. Selalu ada hikmah dibalik semua kejadian dalam hidup ini," ucapnya bersyukur.